Persahabatan di Dasari Iman

admin

Pegiat Wirausaha Sosial dan Pemerhati Pendidikan

Iman adalah meyakini dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan mempraktekannya dengan tindakan yang menjadi amalan. Jikalau belum kita laksanakan tiga point tersebut maka belum sempurnalah Iman seseorang.

Iman erat dengan tindakan/perbuatan yang akan berdampak pada aktivitas sehari-hari. Aktivitas sehari-hari pun berhubungan dengan banyak manusia, karenanya penting kiranya kita perbanyak silaturrahmi, perbanyak persahabatan. Jika engkau kenal seseorang yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah, maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah engkau melepaskannya. Karena memiliki orang yang baik itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah.

Didalam perjalanan hidup kita yang banyak berhubungan dengan manusia berbagai karakter dan tabiat yang kita temui. Sangat mudah kita membangun pertemanan, baik seprofesi maupun dalam rangka bisnis. Namun sangat sedikit kita membangun persahabatan. Disini saya mengartikan teman hanya sebatas teman, namun bila saya menyebut persahabatan maka itu didasari pada Iman dan Aqidah. Dari 1000 teman yang kita miliki mungkin hanya 10 orang yang bisa menjadi sahabat buat kita. Persahabatan didasari Iman tidak berujung akan berlanjut hingga ke akhirat nanti, namun bila mana tidak didasari Iman dia akan terhenti hingga maut memisahkan.

Saya tertarik dengan cerita yang disampaikan guru saya tentang persahabatan. Manakala persahabatan didasari iman mampu menolong sahabatnya di akhirat nanti, walaupun Iman sahabatnya hanya sekecil zarrah. Bersahabat karena Allah tentunya karena didasari Iman dan itulah sebaik-baiknya persahabatan yang selalu saling menasehati dalam kebenaran, kesabaran dan kasih sayang. Perbanyaklah sahabat didasari Iman karena mereka mampu memberi syafaat di akhiran nanti. Bahkan beliau menangis terseduh sambil berkata pada sahabatnya “ Jikalau engkau tidak menemui aku bersamamu nanti maka tolonglah tanyakan kepada Allah dimanakah aku”.

Untuk itu marilah kita perbanyak persahabatan didasari Iman karena kita tidak tahu yang mana yang mampu menolong kita di yaumul qiyamah.

“Jika orang asing sudah sangat berarti bagimu, hadir dikala duka dan sukamu, menasehatimu dalam kebenaran, sabar dan kasih sayang maka disanalah Persahabatan itu terbentuk didasari Iman”.

Tinggalkan komentar