WAHYUDI ASRI.S.Pd: TIGO TALI SAPILIN, TIGO TUNGKU SAJARANGAN KONSEP KEPEMIMPINAN di MINANGKABAU

admin

Dasar kepemimpinan yang lahir dari faktor internal dan faktor eksternal, merupakan modal dasar bagi seorang pemimpin dalam mengelola managemen organisasi. Kecerdasan dan intelektual seorang pemimpin sangat penting dalam mencapai visi dan misi organisasi. Pemimpin di Minangkabau adalah seorang yang cerdik pandai. Orang yang cerdik adalah orang yang cepat mengerti dan mengambil tindakan yang tepat, sedangkan orang yang pandai adalah orang yang mampu memecahkan masalah secara profesional dan tepat. Kecendikiawan ini dalam bahasa tutur minangkabau disebutkan :

Badasar ka anggo tanggo
Baundang ka alua jo patuik
Bahukum ka raso jo pareso
Raso Tumbuah di dado
Pareso tumbuah di kapalo

Artinya Apapun keputusan final yang diambil oleh seorang pemimpin wajib melalui kajian yang mendalam, tidak menjadi sebuah keputusan yang tiba tiba datang begitu saja. Keputusannya berdasarkan meminta saran dan masukan ke tiem yang telah dibentuk, berdasarkan hukum dan perundang undangan, serta di timbang dengan hati, dan di ambil kesimpulan oleh kepiawaian akal dan fikiran. Disanalah palu keputusan itu di ikrarkan, yang nantinya mempunyai harapan untuk perbaikan masyarakatnya. Begitu hati hatinya pimpinan di Minangkabau untuk mengeluarkan keputusan yang akan berimbas untuk masyarakat.

Kemampuan managerial serta membangun jaringan dengan berbagai pihak dan menggunakan semua potensi sumberdaya juga menjadi sebuah modal bagi seorang pemimpin, hal ini disebutkan dalam sebuah pepatah adat ;

Nan buto pahambuih lasuang
Nan pakak palapeh badie
Nan lumpuah pauni rumah
Nan kuek paangkuik baban
Nan jangkuang jadi panjuluak
Nan randah panyaruduak
Nan pandai tampek batanyo
Nan cadiak bakeh baiyo
Nan kayo tampek batenggang

Semua potensi tidak satupun diabaikan, semuanya berguna dan di tempatkan sesuai keahlian masing masing, semua pekerjaan akan terasa ringan karena semua elemen mensupport sesuai kekuatan dan kemampuan mereka.

Jadi secara sederhana orang minang telah menjalankan Managemen Based Competency, The right man on the right pleace at the right time. Penempatan posisi ini akan dapat terlaksana oleh seorang pemimpin yang handal dan cerdik cendikia.

Pemimpin ideal bagi orang minang adalah seorang pemimpin yang mempunyai keahlian tiga bidang tugas tadi, pemimpin wajib mempunyai keahlian seorang ninik mamak, wajib mengetahui ilmu alim ulama, dan menguasai ilmu pengetahuan atau menjadi cerdik pandai. Apabila komponen ini bisa disatukan, disanalah Tigo Tali Sapilin, Tigo Tungku Sajarangan, semoga Kepemimpinan ini tetap menjadi acuan minangkabau hari ini. apalagi dalam menyonsong pilwanag serentak tahun 2023.
Semoga

Tinggalkan komentar